Surat Edaran Mendikbud dan Juknis PPDB Tahun Pelajaran 2019/2020

Diposting pada

Selamat Pagi rekan aplikasidapodik.com, sudah lama admin tidak update artikel tentang pendidikan terutama aplikasi dapodik. Pada kesempatan ini admin ingin berbagi informasi tentang Penerimaan Siswa baru tahun pelajaran 2019/2020. Seperti yang kita ketahui bersama proses pembelajaran untuk tahun 2018/2019 sudah hampir selesai. Apalagi kelas atas 6, 9 dan 12 sudah selesai melaksakan Ujian nasional baik secara online maupun offline.

Sesuai dengan surat edaran yang dirilis disitus resmi dapodik yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Menteri dalam negeri bahwa telah disepakati tentang poin – poin penting dalam PPDB tahun 2019/2020. Untuk lebih jelasnya berikut kutipan Edarannya :

Yth. Bapak/Ibu

  1. Gubernur
  2. Bupati/Walikota
  3. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
  4. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota

Di Seluruh Indonesia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Dalam rangka untuk memberikan pedoman dan acuan pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2019/2020, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dan Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan Surat Edaran Bersama Nomor 1 Tahun 2019 dan Nomor 420/2973/SJ Tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru. Surat Edaran ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota di seluruh Indonesia dengan isi surat berupa himbauan untuk membuat kebijakan dengan poin-poin sebagai berikut:

  1. Menyusun petunjuk teknis PPDB yang ditetapkan dalam Peraturan Kepala Daerah dengan berpedoman pada Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang PPDB pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan.
  2. Menetapkan zonasi dalam pelaksanaan PPDB.
  3. Memerintahkan dinas pendidikan berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan catatan sipil dalam menetapkan zonasi.
  4. Memastikan tidak adanya tindakan jual beli kursi/titipan peserta didik/pungutan liar.
  5. Pelaksanaan PPDB di sekolah agar sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang PPDB pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan dan Petnjuk Teknis PPDB yang ditetapkan dalam Peraturan Kepala Daerah.
  6. Memastikan sekolah tidak melakukan tes membaca, menulis, dan berhitung dalam seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) Sekolah Dasar.
  7. Memastikan sekolah tidak menjadikan nilai Ujian Nasional (UN) menjadi syarat seleksi untuk jalur zonasi dan perpindahan tugas orang tua/wali dan hasil UN hanya menjadi syarat administrasi dalam PPDB sesuai dengan amanat Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang PPDB pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan.

Demikian informasi yang kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

 Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Berikut Lampiran surat edarannya :

LAMPIRAN

Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dan Menteri Dalam Negeri Tentang PPDB

JUKNIS PPDB 2019-2020

Untuk itu diharapkan kepada sekolah untuk melihat juknis PPDB diatas agar dalam proses pelaksanaannya bisa sesuai dengan lancar. Selain itu sekolah bisa melaksanakan proses PPDB dengan kebutuhan jumlah siswa yang dibutuhkan.

Semoga informasi diatas bisa bermanfaat untuk semua, jangan lupa share kepada teman yang lain melalui sosial media kesayangan anda. Salam satu data

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *